November 11, 2017

Makaru 01: Mie Ayam Mas Karyo

Dengan niat mulia dan penuh ketulusan serta ingin di-endorse, tahun ini, Andiebuytank, ingin mengepakkan sayap yang patah setelah sekian lama tidak terbang. Hari ini saya ingin re-make sesuatu yang lama di blog saya yaitu Makanan of the Week.

Makanan of the Week ini sudah ada di blog ini sejak 2009, dimulai dengan tidak adanya ide buat nulis blog dan ingin memberikan info-info makanan enak di Pekanbaru. Ya... Walaupun dengan bahasa yang tidak dapat dimengerti oleh homo sapiens pada umumnya. Tapi kan niatnya bagus kan yah?


Selain Makanan of the Week, dulu juga ada Aspal of The Week, Tukang Parkir of The Month dan Plat Mobil of The Month. Mungkin nantinya, award-award ini akan saya re-make dengan bentuk yang lebih elegan plus dengan bahasa yang lebih manusisawi.

Atas pertimbangan tertentu, Makanan of the Week, saya re-make menjadi: Makaru - Makanan Enak Pekanbaru. Perubahan ini tentunya dilengkapi dengan perubahan logo Makanan of the Week yang primitif seperti gambar diatas menjadi gambar berikut:


Filosopi: Ditengah maraknya tempat makan baru di Pekanbaru, yang namanya makanan murah, enak dengan porsi banyak pasti tidak akan terganti. Dengan kecintaan saya terhadap kearifan lokal yang tetap istikomah jualan jajanan enak dengan untung yang tidak banyak, saya rasa mereka berhak mendapat apresiasi yang lebih. Salah satu apresiasi yang saya lakukan: MAKARU.

---

Setiap weekend yang saya lalui beberapa bulan ini, selalu diawali dengan mie ayam yang sama dan ditempat duduk yang sama pula. Saya pecinta mie ayam, walaupun waktu kecil sempat trauma makan mie ayam yang aneh sehingga menyebabkan traumatik mendalam tidak mau makan mie ayam selama sekitar 10 tahun.


Tempat makan mie ayam favorit saya, Mie Ayam Mas Karyo. Jualan di Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, sebelum simpang Kinibalu. Mie Ayam ini cuma buka dari pagi hingga siang. Jualannya cuma gerobak dengan tempat yang seadanya, tapi soal rasa, SUPER.

Tempatnya walaupun cuma seadanya, tapi tetap nyaman kok. Tempatnya tidak begitu ramai, tapi selalu ada aja yang berdatangan. Tidak ribut, yang jual juga tidak ngerokok plus jalanan Sisingamangaraja yang jarang ramai.

Harga mie ayam ini cuma 10rebu, tapi enak banget seperti mie ayam 20rebu. Sawinya ga pahit dan segar, porsinya buanyak, porsi ayam dan mie-nya tepat, lalu yang paling penting mie-nya olahan sendiri, bukan seperti tukang mie ayam kebanyakan. Oiya, kuahnya seger banget! Bukan seperti kuah kuning seperti kebanyakan mie ayam di Pekanbaru yang kadang bikin eneg gitu makannya.

Istri saya paling suka sama acar cabe ijo-nya. Katanya, potongan bawang bombay, bawang merah dan bawang putihnya aduhai sekali. Terus, makan mie ayam ini kalau saran saya jangan pakai saos dan kecap, karena rasanya sudah nikmat sekali. Ceker secara default tidak dikasih, tapi kalau minta bisa kok dikasih.


Menu makanan disini cuma ada Mie Ayam dan Mie Goreng Tek Tek. Tapi saya belum pernah coba mie gorengnya. Menu minumannya juga cuma ada air putih dan teh es. Uniknya, saya ga pernah pesan teh es disini, karena air putihnya seger. Jadi setelah makan mie ayam, paling enak minum air putih berasa luntur dosa-dosa makan mie ayamnya. Oh, heaven on earth banget dah!

Aksesoris yang ada disini tidak terlalu banyak dan kadang-kadang ada dan kadang-kadang tidak ada juga. Kadang-kadang ada keripik cabe, tapi besok bisa ada sate rendang kerang, besoknya lagi ada kerupuk pangsit, besoknya lagi ada peyek kacang. Harga aksesoris mulai dari seribu hingga dua ribu rupiah.

---

Dilihat dari sudut pandang lokasi, lokasi ini sangat strategis dekat dengan Mesjid Agung Annur Pekanbaru. Jadi kalau weekend, setelah joging di Annur atau CFD-an, bisa melipir ke Mie Ayam Mas Karyo ini. Pas weekday juga enak makan disini karena tempatnya yang dekat dengan wilayah perkantoran.

Kalau rasa, super nikmat dan cocok banget buat mengawali hari. Sepiring mie ayam, segelas air putih adalah menu paporit. Kadang saya suka menambahkan keripik cabe yang rasanya match banget sama mie ayam ini. Makannya juga nikmat, ga kepikir harga mahal yang menghantui setelah makan. Hahaha.

Dengan harga 10ribu per porsi, kita bisa dapat semangkok mie ayam tanpa sawi yang pahit, kuah yang segar, potongan ayam yang pas, tempat yang nyaman, acar cabe ijo yang segar dan nikmat, serta air putih yang segar. Maka, apa lagi yang kita butuhkan untuk sebuah mie ayam?

---

Mie Ayam Mas Karyo
Rate: 9,5 / 10
Lokasi : Jl. Sisingamangaraja (di depan dokter hewan, disamping kantor pertamina, sebelum simpang Kinibalu).